Friday, December 23, 2011

Individu, Keluarga dan Masyarakat


Individu, Keluarga dan Masyarakat


  1. Pengertian Individu
Pengertian individu adalah anggota masyarakat yang terlibat secara langsung dalam proses penataan ruang yang meliputi perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang. Di mana masing-masing individu merupakan pelaku utama di dalam pelaksanaan tata ruang, dan menjadi obyek hukum dalam tata ruang.Pembatasan individu dalam hal ini, adalah individu di wilayah yang menjadi target operasionalisasi kebijakan publik tentang penataan ruang. Dan memiliki kemampuan nalar dalam mengaplikasi pesan yang diharapkan oleh kebijakan publik tersebut.
  1. Pengertian Pertumbuhan
Pengertian Pertumbuhan adalah berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah,ukuran atau dimensi tingkat sel organ maupun individu yang bisa diukur dengan berat, ukuran panjang, umur tulang dan keseimbangan metabolic (Soetjiningsih,1988).Perkembangan adalah bertambah kemampuan (skill) dalam struktur da fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola teratur dan dapat diramalkan sebagai hasil proses pematangan. Perkembangan menyangkut adanya proses pematangan.sel-sel tubuh, jaringan tubuh, organ-organ dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa,sehingga masing-msing dapat memenuhi fungsinya termasuk juga emosi, intelektual dan tingkah laku sebagai hasil iteraksi dengan lingkungan (Soetjiningsih, 1988).

Wednesday, November 23, 2011

Teori Organisasi


Teori Organisasi Klasik

Konsep-konsep tentang organisasi sebenarnya telah berkembang mulai tahun 1800–an,konsep itu dikenal dengan teori klasik (classical theory) atau kadang–kadang disebut juga teori tradisional, teori klasik telah ada ribuan tahun yang lalu, seperti yang dikenal dalam kerajaan mesir, china, dan kekaisaran romawi. Teori organisasi klasik hampir sepenuhnya menguraikan anatomi organisai formal, hal ini tercermin dalam teori-teori di muka yang dikemukakan oleh para penulis terkenal, antara lain, Weber, Fayol, Mooney, dan Reeily, Gulick dan Urwick.

Teori klasik berkembang dalam tiga aliran: birokrasi ,teori administrasi, dan manajemen ilmiah. Ketiga aliran ini dibangun atas dasar anggapan yang sama, ketiganya juga mempunyai efek yang sama dalam praktek, dan semuanya dikembangkan sekitar tahun 1900-1950 oleh kelompok-kelompok penulis yang berkerja secara terpisa dan tak saling berhubungan. Teori klasik mendefenisikan organisasi sebagai struktur hubungan ,kekuasaan–kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain.

Unsur - Unsur Organisasi


Pada dasarnya organisasi-organisasi selalu memiliki unsur-unsur :
Personil atau anggota yang menggabungkan diri kedalam ikatan formal.
Visi, yaitu pandangan atau citra para anggota mengenai keadaan organisasinya di masa depan dan tujuan, yaiut apa yang mau dicapainya yang sesuai dengan visinya tadi.
Misi organisasi, atau tugas besar yang harus diemban oleh organisasi dan tugas atau fungsi yang dibagikan kepada anggota untuk dilaksanakan.
Wewenang, yang merupakan legitimasi hak bertindak tiap orang dalam melaksanakan tugas.
Struktur, yang menunjukkan kedudukan tiap orang didalam kelompoknya.
Hubungan-hubungan, yang menjadi dasar kerjasama antar anggota.
Formalitas, yaitu aturan tretulis yang mengatur semua unsur agar menjadi resmi, sehingga organisasi menjadi formal.
Sumber energi, yang mendukung gerak kelompok atau organisasi, sehingga organisasi selalu dinamis. Tak ada organisasi yang statis, kecualki bagan strukturnya yang ditempel didinding kantor.
Proses kegiatan organisasi yang dilakukan oleh semua orang untuk mencapai tujuan (administrasi). Di dalam administrasi inilah adanya proses khusus yang disebut manajemen.

Antar- antar unsur-unsur ini ada saling kaitan dan saling berinteraksi, dalam arti saling mempengaruhi dan saling bergantung sehingga juga saling menentukan agar secara keseluruhan organisasi berfungsi mencapai tujuannya secara efisien.